Material berbasis alamPendinginan tropisEkonomi lokal
Serat lokal.Dampak global.
Riset PRPB RISPRO mengubah serat ijuk Arenga pinnata menjadi empat sistem hijau untuk bangunan tropis yang lebih sejuk, hemat energi, dan bernilai bagi masyarakat.

Dokumentasi penelitian · Rumah uji tipe 36
Mendinginkan bangunan.
Menghidupkan rantai nilai lokal.
Suhu maksimum rata-rata Gorontalo mencapai sekitar 35°C. Pada saat yang sama, potensi lebih dari 163 ribu pohon aren siap sadap belum menghasilkan nilai optimal bagi daerah.
Penelitian ini mempertemukan fisika material, arsitektur pasif, rekayasa manufaktur, kebijakan, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu ekosistem inovasi berbasis alam.
Empat sistem.
Satu material berkelanjutan.
Jaring, tali, dan panel ijuk dirancang sebagai sistem modular untuk rumah sederhana, gedung publik, dan ruang perkotaan tropis.
01TKT 9Green Curtain
Jaring ijuk vertikal sebagai media rambat dan penahan radiasi pada fasad bangunan.
02TKT 9Green Canopy
Peneduh modular berbasis ijuk dan vegetasi produktif untuk ruang transisi tropis.
03TKT 9Green Roof
Sistem vegetasi ringan pada atap untuk meredam paparan matahari dan suhu ruang.
Green Board
Panel komposit serat ijuk untuk isolasi termal, diuji dengan empat basis matriks.
Dari serat mentah
menuju sistem siap adopsi.
Tahun pertama menuntaskan seluruh sembilan indikator kinerja. Bukti teknis mencakup pengujian mekanik, termal, kualitas udara, SEM—EDS, U-value, dan validasi pada bangunan.

Mesin pemintal
±120 m/jam≤500 watt · rendemen >90% · satu operatorProduktivitas
3—4 kalilebih tinggi dibanding metode manualKenyamanan termal
1,5—2,1°Cpenurunan suhu ruang pada validasi sistem GCKesiapan teknologi
TKT 7—9untuk alat, material, dan sistem hijau utamaSatu alur terpadu dari lanskap aren hingga performa bangunan.
Bahan lokal
Serat Arenga pinnata dari ekosistem aren Gorontalo
Mekanisasi
Penguraian, pemintalan, dan pembuatan jaring terstandar
Rekayasa
GCt, GCp, GR, serta komposit Green Board
Validasi
Uji laboratorium dan bangunan pada kondisi tropis
Hilirisasi
Standardisasi, HKI, pelatihan, dan kemitraan pasar
Dirancang secara lokal.
Diuji untuk konteks nyata.
Pengujian berlangsung pada rumah tipe 36, kantor BAPPEDA, dan MAN Insan Cendekia, serta diperkaya pengalaman implementasi green curtain di Jepang.



Tiga fase menuju
industri hijau.
Momatoto
Menancapkan fondasi melalui DED, purwarupa, standardisasi awal, validasi laboratorium dan lapangan, serta perlindungan HKI.
- 9 indikator tercapai 100%
- 3 alat berfungsi sesuai spesifikasi
- GCt, GCp, dan GR mencapai TKT 9
Optimasi & adopsi
Penyempurnaan versi kedua, pengujian ketahanan, standardisasi ekspor, pelatihan masyarakat, dan desain berbasis pengguna.
- Purwarupa V2 dan uji lingkungan
- Workshop serta kampanye penyuluhan
- Publikasi dan dua HKI lanjutan
Scale-up
Reproduksi semi-industri, sertifikasi, validasi pasar, integrasi kebijakan, dan komersialisasi yang melibatkan komunitas.
- Produksi dan distribusi terukur
- Kemitraan industri nasional—global
- Model bisnis berkelanjutan
Pengetahuan yang siap
dilindungi dan dibagikan.
S002025065632025/S/024282025/S/02500S00202509342Erosion Control Blanket (ECB) Berbasis Serat IjukInovasi Teknologi Konservasi Tanah Tropis yang Berkelanjutan
Disusun · proses pengajuan ISBNKolaborasi lintas disiplin,
sektor, dan negara.
Riset transdisipliner yang menghubungkan sains material, geologi, arsitektur, teknik, kebijakan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dr. rer.nat. Mohamad Jahja, M.Si.
Fisika material · Universitas Negeri Gorontalo
Dr. Ir. Sri Sutarni Arifin, M.Hut.
Anggota periset
Dr. Sc. Yayu Indriati Arifin, M.Si.
Anggota periset
Dr. Yuszda K. Salimi, M.Si.
Anggota periset
Abdi Gunawan Djafar, S.T., M.T.
Anggota periset
Mohamad Zubair Hippy, S.E., M.Si.
Anggota periset
A. Indra Wulan Sari Ramadani, S.Si., M.Si.
Anggota periset
Fajar Putra Mobiliu, S.Si.
Anggota periset
Mari bawa serat ijuk
ke masa depan bangunan tropis.
Terbuka untuk uji lapangan, standardisasi, lisensi, manufaktur, pengembangan kebijakan, serta perluasan dampak berbasis komunitas.
Kunjungi Universitas Negeri Gorontalo